Translate

Rabu, 10 Desember 2014

Jangan Takut Menjadi Indonesia

Tak kenal maka tak sayang. Peribahasa ini sepertinya tepat untuk menggambarkan Indonesia.
Berikut ini saya mencoba mengemukakan apa yang saya pahami tentang Indonesia. Berharap, hal tersebut dapat bermanfaat. Bisa jadi pemikiran yang saya tuangkan merupakan hal yang sepele, namun hal tersebut tak sepenuhnya pantas diabaikan. Sekedar berbagi agar Indonesia tak ditakuti.

1. Iklim yang sangat bersahabat
Musim di Indonesia ada dua yakni musim hujan dan musim kemarau. Letak geografis Indonesia yang berada di antara dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia menyebabkan angin yang bertiup adalah angin muson barat dan angin muson timur. Kedudukan Indonesia yang diapit dua samudera, yakni samudera Hindia dan samudera Pasifik mempunyai arti penting yang berhubungan dengan iklim.

Mentari dan hujan di Indonesia layaknya kawan yang bersahabat. Bersatu padu memayungi langit Indonesia. Keduanya berjalan saling beriringan. Siklus keduanya pun seolah sudah diatur untuk saling mengimbangi. Di Indonesia, kita bisa menikmati matahari yang bersinar dan hujan yang mengguyur. Hujan dan matahari pun jarang terjadi secara ekstrem kecuali karena ulah manusia.

2. Toleransi agama
Meskipun Islam adalah mayoritas agama terbanyak di Indonesia, hal ini tidak menjadikan agama dengan jumlah pengikut sedikit menjadi terpinggirkan. Islam dan agama lain mampu berjalan berdampingan dalam hal ibadah yang dijalankan. Tumpang tindih dan simpang siur informasi mengenai kebebasan beragama tak perlu ditakutkan. Indonesia telah mengatur dengan jelas dalam pasal-pasal yang ada di Undang-Undang mengenai agama. Semua agama dan kepercayaan berhak tumbuh subur di Indonesia. Dasarnya, Indonesia bukanlah negara yang berlandaskan agama. Indonesia menganut demokrasi Pancasila yang menjadikan setiap warga negara bertanggungjawab atas agama apa yang ia putuskan. Asalkan semuanya bermuara pada Tuhan Yang Maha Esa.

3. Produk lokal yang unik dan berkualitas
Siapa mengira kalau eceng gondok yang awalnya hanya hama di perairan dapat disulap menjadi kerajinan tangan yang bernilai jual tinggi? Siapa menyangka jika bambu yang dianyam dapat dijadikan lukisan yang bernilai seni tinggi? Siapa yang mampu menebak bila serbuk gergaji, akar pohon jati, kain perca, dan aneka barang tercecer yang dipandang sebelah mata mampu disulap orang Indonesia menjadi rupa-rupa karya seni tinggi. Indonesia memang jago mengubah hal kecil menjadi besar. Indonesia sanggup bersaing di kancah internasional tentang daya kreatif yang dimiliki.

4. Gudangnya Petuah Hidup

Seringkali kita akan menghina nenek ataupun kakek kita yang terus menerus memberikan wejangan kuno. Justru kita harus senang dan berbangga hati ketika nenek dan kakek kita masih sempat berpetuah untuk kita. Tak ada salahnya, suatu waktu kita mendengarkan lalu meresapi apa yang dikatakan dua orang yang telah lebih dahulu hidup daripada kita. Indonesia merupakan gudangnya petuah hidup. Semangat membara selalu dikobarkan dari generasi ke generasi. Entah itu lewat media gethok tular ataupun formal seperti buku sekolah. Terpancar jelas bahwa Indonesia ialah negeri yang menghargai masa lalu sebagai pijakan langkah lebih ke masa depan.

5. Sumber Energi Yang Melimpah Ruah
Sesungguhnya, Indonesia tinggal butuh orang-orang yang handal dalam mengubah sumber daya alam menjadi energi terbarukan. 
Bukan lautan hanya kolam susu. Penggalan liirk lagu milik Koes Plus tersebut seolah-olah mewakili bagaimana pandangan umum mengenai tempat yang kita pijak sekarang ini, yaitu Indonesia.

Kata-kata yang dipergunakan langsung merujuk kepada suatu arti yang menimbulkan pemikiran Indonesia itu merupakan suatu negara dengan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki. Lagu Koes Plus ini memang seperti menjadi penegasan tentang betapa Indonesia itu suatu negeri yang telah dilimpahi anugerah yang tak terhitung jumlahnya sehingga banyak kemudahan yang dapat kita lakukan agar dapat bertahan hidup.

6. Keanekaragaman Hayati
Bukan cuma manusia saja yang meninggali wilayah Indonesia, aneka satwa dan tumbuhan turut hadir untuk menyeimbangkan ekosistem yang ada di Indonesia bahkan dunia. Hal-hal unik dan langka akan mudah dijumpai apabila kita bermaksud untuk menyibak rimbunnya hutan belantara di berbagai wilayah Indonesia. Banyak flora dan fauna yang hidup di Indonesia digolongkan langka karena hanya ada di Indonesia dan jumlahnya pun terbatas. Indonesia patut bersyukur dan berbangga. Namun, semua itu tidak lantas menjadikan Indonesia berleha-leha. Pelestarian pun diperlukan untuk menjaga dan merawat yang saat ini ada. Selain itu, agar keberlangsungan flora dan fauna dapat terus berkembang hingga generasi di bawah kita.

Penjabaran yang singkat ini semoga mampu menghapuskan ketakutan dunia atas Indonesia. Bayangan suram akan Indonesia dapat tertepiskan oleh 6 Alasan Aku Cinta Indonesia. 
(Shela Kusumaningtyas/mar)

Selasa, 09 Desember 2014

Bandung juga punya AIR TERJUN NIAGARA, sudah tau kan...


Pesona Curug Malela, Niagara Mini di Bandung Barat

Curug Malela memiliki ketinggian sekitar 60-70 m dan lebar 50 m dengan hulu sungai berasal dari lereng utara Gunung Kendeng yang nantinya mengalir membentuk jaringan sungai Cidadap dan bermuara ke Cisokan. Airnya sangat deras dan bila sedang beruntung kita dapat menyaksikan ratusan ekor monyet ekor panjang (macaca pasciscularis) sedang minum air di bawah Curug Malela. 
Curug Malela Saat Ramai Pengunjung | foto: huri5618 
Curug Malela merupakan air terjun paling atas dari rangkaian tujuh air terjun sepanjang 1 km. Urutannya adalah Curug Malela, Curug Katumiri, Curug Manglid, Curug Ngebul, Curug Sumpel, Curug Palisir dan ditutup dengan Curug Pameungpeuk. Semua terletak di desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat.

Setiap air terjun tersebut memiliki kekhasan tersendiri. Curug Malela memiliki air terjun yang terpisah saat jatuh dengan 5 jalur yang ada. Curug Katumiri pada pukul 8-9 bisa memperlihatkan pelangi di badan air terjun. Curug Ngebul adalah kebalikan dari Curug Malela, yaitu air yang jatuh justru berkumpul sehingga menimbulkan efek kabut dan suara yang menggelegar.
Eksotisme Curug Malela | foto: tripfoto.files.wordpress.com 
Curug Manglid memiliki goa di belakang air terjunnya. Curug Sumpel memiliki daerah di bawah air terjun yang lebar meski terlihat sempit dari kejauhan. Curug Palisir mirip Curug Malela meski dengan ketinggian yang lebih rendah. Terakhir, Curug Pameungpeuk adalah air terjun dengan muara antara Sungai Cidadap dan Cisoka yang terletak tidak jauh dari air terjunnya.

Sebenarnya di kawasan ini (Kecamatan Rongga masih ada beberapa curug yang indah dan layak dikunjungi. Seperti Curug Buana, Curug Cilinggapayung dan Curug Nyandung. Sayangnya untuk mencapai kedua tempat itu harus melalui medan yang berat dan rusak.

LOKASI
Terletak di perbatasan dengan Kabupaten Cianjur tepatnya di Kampung Manglid, Desa Cicadas, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Propinsi Jawa Barat.

Peta dan Koordinat GPS: 7° 00' 38.01" S 107° 12' 22.00" E

AKSEBILITAS
Ada dua jalur untuk mencapai Curug Malela ini, yaitu jalur melalui Sukabumi atau Cianjur, dan jalur dari Bandung atau Cimahi yang umumnya diambil karena mudah.

Jika perjalanan dari kota Cimahi waktu yang dibutuhkan untuk mencapai curug sekitar 3 jam an. Dari Cimahi perjalanan melalui daerah Batujajar, lalu kota Kecamatan Cihamelas dan Cililin. Jalan yang dilalui umumnya berkelok namun kondisinya mulus. Setelah melewati Cililin, selanjutnya memasuki kota Kecamatan Sindangkerta, Bunijaya, Gunung Halu, dan perkebunan teh Rongga.

Selepas dari Kota Kecamatan Rongga, sekitar 8 km dari lokasi curug, Kondisi jalan berubah menjadi berbatu dengan tanjakan curam. Memasuki Desa Cicadas, untuk menuju lokasi curug tidak ada papan penunjuk arah.

Setelah memarkir kendaraan di kampung terakhir, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki dengan jarak kurang lebih 2 km. Jalan yang dilalui adalah jalan setapak dengan kontur naik turun.
Pemandangan Sawah Yang Indah Sebelum Curug Malela | foto: tripfoto.files.wordpress.com 
Nampak Curug Malela Dari Kejauhan | foto: yogi nz
Bila menggunakan kendaraan umum dari Bandung, perjalanan bisa dimulai dari Terminal Ciroyom menggunakan bis antar kota dengan rute menuju Buni jaya yang melewati Ciroyom, Cililin, Sindang Kerta, Gunung Halu dan Rongga dengan waktu tempuh sekitar 3-4 jam. Atau dari Terminal Leuwi Panjang menggunakan bis dengan jurusan Cimahi atau Cililn, kemudian lanjutkan dengan angkot ke Bunijaya.
Tiba diterminal Bunijaya perjalanan dilanjutkan ke Desa Cicadas dengan menggunakan ojek sejauh kurang lebih 12 km menyusuri tebing dan jurang dengan kondisi jalan yang berbatu (off road) dan berliku-liku penuh dengan tikungan tajam. Ongkos Ojek hingga ke Desa Cicadas ini sebesar Rp 4000 untuk sekali antar.

Setelah itu dari pinggiran Desa Cicadas dilanjutkan dengan berjalan kaki 3 - 4 km melalui jalan setapak membelah hutan, menyusur sawah dan beberapa turunan yang curam bahkan menyisir jurang. parkir mobil yang berjarak sekitar 2 km dari lokasi Curug atau sekitar satu jam. .

Jika mau pergi menggunakan angkutan umum bisa naik bis dari terminal Ciroyom: Yaitu dengan mengambil jurusan Leuwi Panjang-Cijenuk dan turun dipertigaan Cijenuk Bunijaya, kemudian naik angkutan pedesaan yang hanya sedikit jumlahnya serta dilanjutkan dengan naik ojek hinggan ke Kampung Manglid. Kondisi Jalanan berkelok dengan kondisi jalan yang rusak bahkan tidak beraspal, berbatu dan licin namun pemandangan indah selalu ditemui sepanjang jalan. Habis itu jalan kaki lintas alam sekitar 3 km

Curug Malela masih dikatakan perawan atau belum terjamah. Kenapa demikian? Bayangin aja, jalanan masih tanah dan batu, belum ada tanda petunjuk tuk sampai ke Curug, serta belum ada retribusi tuk tempat wisatanya. Hanya berbekal banyak tanya dan meminta penduduk tuk menuju lokasi. 
Curug Malela | foto: indonesiatraventure.com 
Perjalanan menggunakan kendaraan hanya sampai di hutan pinus saja, kami melanjutkan dengan trekking menurun selama 30 menit melewati jalan setapak yang masih baru. Begitu kami turun dari mobil, kami bertemu dengan penduduk yang sedang memperlebar jalan setapak menuju lokasi curug. Melewati semak belukar yang tinggi, jurang, serta sawah tadah hujan milik penduduk setempat, akhirnya dari kejauhan kami sudah mendengar gemuruh suara air terjun Curug Malela.

Untuk berkunjung ke lokasi itu sangat mudah. Begitu tiba di Desa Cicadas, sudah ada warga setempat yang bersedia memandu Anda menuju ke lokasi air terjun.

Meski potensinya luar biasa, infrastruktur yang dimiliki masih sangat minim. Badan jalan cukup sempit. Bahkan, tidak satu pun papan petunjuk terpasang guna memandu pengunjung menuju Curug Malela. Papan penunjuk arah hanya ada di Desa Cicadas. Padahal, dari kantor desa setempat menuju lokasi wisata masih 3 kilometer lagi.

"Pada akhir pekan atau saat liburan, halaman kantor desa itu disulap menjadi tempat parkir bagi kendaraan roda empat yang dipakai para pengunjung," tutur Nugraha, pemandu wisata di lokasi air terjun.

Adapun pengguna sepeda motor masih bisa menempuh jalan sejauh 2 kilometer dari kantor desa melalui jalan di tengah lahan Perhutani. Badan jalan itu memiliki lebar 1 meter.

Sekitar 1 kilometer dari lokasi air terjun, sepeda motor harus diparkir pada tempat yang sudah disediakan. Jalan yang ada tidak dimungkinkan lagi untuk dilewati sepeda motor.

Dari sana, Anda harus berjalan kaki sejauh sekitar 1 kilometer. Namun, kondisi udara kawasan itu sangat bersih dan sejuk sehingga perjalanan tetap menyenangkan dan menyegarkan. Apalagi, selama perjalanan terdengar suara deburan air terjun dari kejauhan.

Senin, 08 Desember 2014

Tahun baru liat Kembang Api Terbaik di mana ya?

Tahun baru, kayaknya ada yang kurang nih tanpa kembang api. Di berbagai kota di seluruh dunia, kembang api menjadi penanda sambutan suka cita kepada tahun baru. Tentunya, dengan harapan tahun yang akan datang nantinya membawa suka cita pula.
Tak ada yang tahu persis sejak kapan tradisi pesta kembang api dimulai, namun sepertinya ritual ini mulai melekat dan bahkan masing-masing daerah punya ciri khas yang jadi favorit para pengunjungnya, setidaknya itu yang kami dapatkan dari hasil survey pada bulan November lalu. Jadi, selain mengetahui preferensi kota dan tempat terbaik merayakan tahun baru, kami juga meminta rekomendasi spot kembang api terbaik kepada para responden kami.
Apa saja spot kembang api yang direkomendasikan tersebut? Berikut kami ambil 10 yang terbaik
1. SKYE di menara BCA, Jakarta
SKYE Menara BCA
foto : rappler.com
SKYE yang terletak di puncak Menara BCA ini jadi spot istimewa untuk yang ingin merayakan tahun baru. Diawali dengan dining bersama kolega, dilanjutkan menyaksikan pesta kembang api yang meledak dari jarak dekat. Lokasi SKYE yang sangat strategis di pusat kota juga memungkinkanmu menyaksikan pesta kembang api dari berbagai arah.
2. Pantai Kuta, BALI
Tahun baru+ pesta kembang api + beach party = perfect! Yap, Kuta adalah salah satu lokasi sempurna untuk beach party dan menyaksikan pesta kembang api, untuk kemudian dilanjutkan dengan menyambut matahari terbit pertama/first sunrise di tahun 2015 nanti. Udah bisa ngebayangin kan?
3. Rooftop Hotel Aston Marina, ANCOL
Aston Marina Ancol
Dari tahun ke tahun, pesta kembang api di Ancol memang semakin meriah dengan berbagai atraksi. Rooftop hotel Aston Marina Ancol bisa jadi spot terbaik untuk menyaksikan salah satu pesta paling meriahnya warga Jakarta tersebut.
4. Cloud Lounge, the PLAZA, Jakarta
Cloud Lounge The Plaza
foto: putrapamela.blogspot.com
Hampir sama dengan SKYE, Cloud Lounge di rooftop The Plaza Jakarta juga menawarkan view fantastik Kota Jakarta. Dengan lokasinya yang sangat strategis di dekat Bundaran HI (salah satu pusat konsentrasi massa di tahun baru), bisa jadi tempat yang luar biasa untuk menikmati pesta kembang api.
5. Yasmin Puncak Resort, Bogor
Yasmin Puncak Resort

Meski tak segegap gempita perayaan di pusat kota, Yasmin Puncak Resort juga bisa jadi spot menarik untuk menyaksikan pesta kembang api bersama keluarga. Hotel yang memang bernuansa keluarga ini tak hanya cocok untuk pesta tahun baru aja lho, travelers. Karena lokasinya dekat dengan tempat rekreasi, bisa juga melanjutkan liburan tahun baru ke taman rekreasi terdekat
6. Monumen Nasional (MONAS), Jakarta
tahun baru di Monas
foto: article.wn.com
Tahun baru yang paling seru memang beramai-ramai bareng sahabat se-genk. Menyaksikan petasan dan kembang api beradu di angkasa sambil menikmati jajanan khas Kota Jakarta, bisa jadi momen tak terlupakan, gratis pula! Namun, yang perlu kamu antisipasi adalah suasana di tempat ini sangat padat, berdesak desakan & cukup rawan copet, jadi sebaiknya waspada dan jaga barang berhargamu baik-baik ya.
7. Tanjung Perak, Surabaya
patung jalesveva jayamahe
Surabaya punya jagoan sendiri untuk tempat paling kece di setiap malam tahun baru: Tanjung Perak. Di pelabuhan ini, setiap tahunnya ratusan kembang api dinyalakan dari darat maupun kapal kapal yang berlabuh di pelabuhan, membuat suasana jadi sangat meriah.
8. Kawasan Payung, Kota Batu
Payung, Batu
Foto: eastjava.com
Menikmati kembang api yang indah tak harus selalu dari jarak dekat. Dari kawasan Payung, Kota Batu ini, kamu juga bisa menyaksikan perang cahaya tersebut dari jarak aman, sambil menikmati jagung bakar dan sepoci teh jahe hangat di ketinggian kota Batu yang dinginnya cukup menggigit.
9. Pantai Seminyak, Bali
Seminyak
foto: bali-island-guide.com
Untuk yang menyukai suasana pantai namun tak terlalu menyukai hiruk pikuk, Seminyak bisa jadi pilihan tepat. Tak sepadat di Kuta, namun Seminyak menjanjikan sensasi berbeda yang tak kalah menyenangkan daripada di Kuta. Pesta kembang api di sini? Kenapa tidak?
10. Pulau Weh, Sabang
Nol Kilometer Sabang
Pulau Weh mungkin tak se-spektakuler lokasi-lokasi lainnya untuk menyaksikan pesta kembang api. Namun, lokasi ini tetap dipilih sebagai salah satu spot terbaik untuk menyaksikan pesta kembang api, sekaligus merayakan tahun baru dari titik nol Indonesia, mungkin karena makna filosofis juga : memulai tahun dari awal, diawali dari titik awal (nol) juga.
Nah itu dia 10 spot atau tempat-tempat terbaik untuk menyaksikan pesta kembang api tahun baru. Kamu ada rekomendasi lainnya, travelers? Yuk ditambahkan di kolom komentar

Sabtu, 06 Desember 2014

Sering ke Bandung tapi ga tau kuliner khasnya,ini infonya !


Sebentar lagi liburan akhir tahun pasti sudah merencanakan akan kemana liburan nanti...
Bagi anda yang berencana ke Kota Dingin yang selalu rame tiap week end ini
pasti ga akan ketinggalan akan mencoba jajanan kuliner yang ada disana
tapi apa aja ya?
   
Memilih Bandung sebagai great escape memang ideal. Kamu bisa memilih beragam tempat wisata seperti Lembang dan Gunung Tangkuban Perahu hingga menjamurnya factory outlet yang memuaskan hasrat fashionista.
Jika berbicara tentang kulinernya, Bandung juga punya segudang nama dan jenis makanan lezat. Saat ini, meski telah banyak di’susupi’ banyak santanpan asal daerah lain di Indonesia hingga luar negeri seperti Ramen dan Sushi dari Jepang, Bandung ternyata masih menyimpan kentalnya nuansa jajanan tradisional.
Travelers, yuk kita absen di mana saja kuliner wajib sambang ketika berkunjung di kota yang disebut Paris van Java ini!

1. Surabi
kuliner bandung - surabi
Meski Serabi di beberapa daerah di Indonesia memiliki kekhasan bentuk dan cara penyajian tersendiri, jika berkunjung ke Bandung rasanya tidak lengkap jika melewatkan kuliner yang akrab disebut ‘Surabi’ di telinga masyarakat Sunda ini.
Surabi Bandung yang dimatangkan dengan tungku api kayu atau arang, kini hadir di antara penikmatnya dengan banyak modifikasi. Tidak hanya dengan kuah santan dan gula merah saja, topping pada cemilan berbahan dasar tepung dan ragi ini mulai berani menggunakan komposisi lainnya seperti keju, mayonese, hingga daging ayam.
Saat mampir di Bandung, tidak ada salahnya mencoba Surabi yang disajikan a la tradisional seperti menggunakan sirup gula merah, kinca wangi pandan, oncom, dan santan. Atau ingin coba sensasi topping baru dari Surabi? Surabi dengan banyak pilihan tersebut bisa Travelers menikmati sekaligus nongkrong cantik di Jalan Setiabudhi atau Cihapit, Bandung.
2. Perkedel Bondon
kuliner bandung - perkedel bondon
Sesungguhnya tidak ada yang terlalu spesial dari pangan berbahan dasar dari kentang ini. Tetapi, usaha cemilan yang dikembangkan secara turun temurun sejak tahun 1980an ini memiliki cara memasak yang masih tradisional. Yakni digoreng di atas kompor tungku yang apinya dihidupkan dari kayu atau arang.
Konon, kata “Bondon” yang mengidentikkan perkedel kentang ini terinspirasi dari waktu tersedianya di warung yang buka 24 jam. Karena Bondon yang meimiliki arti “wanita malam” ini hanya dapat dinikmati dari pukul 22.00 malam hingga lewat dini hari.
Makin malam, lapak Perkedel Bondon ini makin laris manis. Hal lantaran lokasinya yang strategis, di depan pintu Selatan Stasiun Hall Bandung (Jalan Kebon Jati). Bahkan saking ramainya, bagi pengunjungnya disediakan nomor antrian untuk dapat menyantap seporsi perkedel berisi 20 buah bulatan yang nikmat dimakan bersama saos sambal dan nasi ini.
3. Colenak
kuliner bandung - colenak
Kuliner asal Jawa Barat memang kerap kali menggunakan singkatan unik. Seperti Cimol dari kata ‘Aci (sagu) diemol (diemut)” dan Cilok atau “aci dicolok” yang pastinya sudah akrab di telinga travelers kan? Nah, Pegipegi mau nambahin lagi nih khasanah jajanan asal Bandung buat travelers yaitu Colenak alias “dicocol enak”.
Bagi travelers penggemar makanan manis tampaknya wajib untuk icip Colenak ketika bertandang ke Bandung. Sebab, kini jajanan dari tape bakar ini tidak hanya disajikan dengan parutan kelapa saja, akan tetapi topping gula merah yang juga dicampur buah seperti nangka dan durian.
Hingga kini, hangatnya jajanan Colenak ini masih terus ada di antara masyarakat Bandung. Padahal, konon cerita Colenak sudah ada sejak kependudukan Belanda di Indonesia. Hebatnya lagi, Colenak pernah menjadi buah tangan bagi para peserta Konfrensi Asia Afrika tahun 1955 di Bandung. Makin beragam deh kuliner Indonesia yang terkenal di mata dunia!
Penasaran dengan Colenak? Travelers bisa berkunjung ke salah satu tempat makan terkenal yang menyajikan Colenak di Jalan Ahmad Yani, Bandung.
4. Awug
kuliner bandung - Awug
Pegipegi mau ajak Traveles main tebak-tebakan nih. Coba ditebak ya, kata kuncinya adalah jajanan tradisional asal Bandung, berpenampilan bak Nasi Tumpeng yang mengerucut lancip ke atas, didominasi warna putih, dan rasanya manis. Dapatkan Travelers menebaknya?
Bagaimana, masih pada bingung? Travelers, jawaban yang Pegipegi maksud adalah Awug! Apakah kamu familiar dengan panganan yang satu ini? Awug yang terbuat dari tepung beras dan gula merah ini memang sudah jarang ditemui di masyarakat. Padahal, Awug yang penampilannya unik dan cantik karena baluran mozaik gula merah ini pas banget untuk mengganjal perut yang keroncongan di sore hari.
Serupa dengan Kue Putu, proses membuat Awug dilakukan dengan dikukus. Namun, untuk salah satu jajanan khas Kota Kembang ini, travelers harus menggunakan ‘aseupan’ atau bambu pengukus tradisional yang berbentuk segitiga dan melancip ke atas. Sementara itu, selain menggunakan bahan di atas, Awug juga dibubuhi kelapa dan sedikit garam.
5. Es Goyobod
kuliner bandung - es goyobod
Warna-warni cantik yang muncul dari Es Goyobod Pegipegi rekomendasikan sebagai minuman tradisional dari Kota Kembang. Selain ada tepung sagu aren yang diolah dan dipotong seperti agar-agar, di dalam segelas Es Goyobod juga terdiri kelapa muda, tape, ketan hitam, alpukat, dan kolang-kaling. Lalu, minuman yang memakai santan dan susu kental manis ini memang paling pas disajikan dengan es serut pada siang hari yang panas. Tidak heran, Es Goyobod kerap jadi pilihan masyarakat Bandung dan sekitarnya untuk berbuka puasa kala Bulan Ramadhan tiba.
Sementara itu, cerita mengenai sejarah Es Goyobod hingga saat ini masih simpang siur. Namun, sebagian besar masyarakat di Jawa Barat percaya, minuman ini berasal dari seorang warga Kampung Cibatu di Garut yang merantau dan memperkenalkan Es Goyobod ke Bandung tahun 1945an.

Daftar Hotel di Kota Besar di Indonesia

Listing Kota dibawah ini dapat anda click untuk mendapatkan ribuan pilihan hotel di masing masing kota sesuai selera pilihan anda dengan menampilkan Fasilitas kategori bintang serta DISCOUNT yang sedang berlangsung.
 semoga informasi ini dapat membantu.
terima kasih.






Jumat, 05 Desember 2014

Hotel Nyaman dan Terjangkau di Bandung



Hampir setiap akhir pekan ratusan warga Jakarta dan sekitarnya berbondong-bondong menuju Bandung. Memang, Kota Kembang itu menjadi alternatif liburan favorit masyarakat Indonesia, terutama warga Jakarta. Bukan hanya jaraknya yang dekat, namun ragam pilihan wisata di sana, mulai dari kuliner hingga pemandangan alam, membuat Bandung begitu disukai warga ibukota.
Sebagai salah satu destinasi wisata favorit, tentunya Bandung memiliki banyak pilihan akomodasi. Mau cari hotel budget rendah hingga hotel mewah dengan segala kenyamanannya, kamu bisa menemukannya di Bandung. Kali ini, Pegipegi mau memberikan rekomendasi beberapa hotel yang terjangkau tanpa ‘mengorbankan’ faktor kenyamanan untuk liburan kamu di Kota Kembang. Yuk disimak!


V Hotel & Residence
v_hotel
Termasuk salah satu hotel favorit customer Pegipegi, V Hotel & Residence memang memiliki pesona sendiri. Akomodasi bintang 3 ini hanya berjarak 5 menit dari gerbang Tol Pasteur sehingga memberikan kemudahan akses transportasi untuk travelers. Tapi, meskipun berdekatan dengan kawasan Pasteur yang ramai, kamu tidak perlu khawatir dengan bisingnya suara kendaraan yang berlalu-lalang. Pasalnya, V Hotel & Residence ini letaknya cukup terpencil di dekat perumahan kawasan Setrasari sehingga kamu tidak akan dibuat pusing dengan suara-suara mengganggu saat beristirahat.
Setiap kamar tamu ditata dengan sederhana dan nyaman. Kamu juga akan mendapat fasilitas lengkap mulai dari AC, TV, toiletries dan koneksi internet. V Hotel & Residence juga menyediakan fasilitas seperti meja biliar, kolam renang, tenis meja serta layanan antar jemput bandara (biaya tambahan) untuk memanjakan para tamunya.
Tertarik menginap di V Hotel & Residence? Kamu bisa langsung melakukan pemesanan lewat Pegipegi lho!
Rate kamar V Hotel & Residence dimulai dari Rp 330.578

Dago Highland Resort & Spa
dago highland
Travelers pasti tau dong kalau kawasan Dago Pakar kini menjadi surga kuliner di Bandung. Bukan hanya memiliki banyak restoran dan kafe, tapi kawasan ini juga menawarkan pemandangan spektakuler kota Bandung dari ketinggian. Kamu bisa melihat kerlap-kerlip lampu yang cantik kota Bandung sambil bercengkerama dan menikmati berbagai hidangan lezat bersama pasangan, keluarga ataupun teman-teman.
Dago Highland Resort & Spa terletak di Jl Bukit Pakar Timur IV melewati beberapa restoran ternama di sana, termasuk Takigawa. Perjalanan menuju hotel ini memang cukup berliku, jadi pastikan kendaraan yang kamu gunakan terawat ya demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di tengah jalan. Kalau kamu tidak membawa kendaraan pribadi, jangan khawatir travelers, karena pihak hotel menyediakan layanan shuttle untuk tamu ke daerah Dago dan sekitarnya.
Meskipun tidak memiliki bangunan yang sangat besar, tapi hotel ini memiliki cukup banyak kamar (75). Suasananya juga sangat homey dengan taman yang rindang di depan lobi. Kamar-kamarnya juga terbilang nyaman dengan dilengkapi TV satelit dan peralatan mandi seperti sampo dan sabun mandi.
Mau menikmati sejuknya kawasan Dago Pakar bersama Dago Highland Resort & Spa? Langsung aja pesan di Pegipegi, travelers!
Rate kamar Dago Highland Resort & Spa dimulai dari Rp371.075

Grha Ciumbuleuit Guest House
grha-ciumbuleuit-guest
Seperti halnya Dago Pakar, daerah Ciumbuleuit juga berada di dataran tinggi yang memiliki udara sejuk. Berada tidak jauh dari pusat perbelanjaan Cihampelas dan Universitas Parahyangan, Ciumbuleuit bisa jadi pilihan kamu menginap selama di Bandung.
Nah, salah satu hotel yang ada di kawasan ini dan masuk rekomendasi Pegipegi adalah Grha Ciumbuleuit Guest House. Menyuguhkan pemandangan hijau dan sejuk kawasan Ciumbuleuit, hotel ini menawarkan kamar-kamar minimalis dan terjangkau untuk kamu. Meskipun berkesan minimalis, jangan salah lho travelers, karena setiap kamar dilengkapi air panas, akses Wi-Fi, TV, bathroom amenities dan AC. Sama nyamannya dengan hotel berbintang kan?
Grha Ciumbuleuit juga menyediakan beragam fasilitas menarik, seperti layanan spa, kolam renang dan restoran yang menyuguhkan hidangan lokal dan Barat. Tapi, kalau kamu lebih suka mengeksplorasi keramaian kota Bandung, langsung saja menuju kawasan Cihampelas atau pusat perbelanjaan Paris Van Java yang bisa dicapai dalam waktu 5-10 menit perjalanan.
Nah, tunggu apa lagi travelers, yuk booking Grha Ciumbuleuit Guest House dari sekarang!
Rate Grha Ciumbuleuit Guest House dimulai dari Rp239.463

favehotel Braga Bandung
fave-Braga-Superior-Double-B
Kalau kamu penyuka segala sesuatu yang berbau vintage dan oldies, kamu pasti akan suka mengelilingi Jalan Braga. Kawasan ini memang sudah dikenal luas sebagai ‘surga vintage’ karena sebagian besar bangunan di jalan ini tetap dipertahankan sebagaimana aslinya. Bukan hanya itu, di sini kamu juga masih bisa melihat beberapa restoran dan took yang memang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu.
Langsung terhubung dengan salah satu pusat perbelanjaan populer Braga Citywalk, favehotel adalah pilihan akomodasi yang praktis untuk semua travelers. Hotel ini memiliki 150 kamar tamu yang didesain dengan warna-warna ceria serta perabotan berkualitas. Kamu bisa menikmati fasilitas seperti TV kabel, AC, meja kerja dan Wi-Fi gratis di setiap kamar.
Kalau kamu membutuhkan layanan binatu dan antar-jemput bandara, favehotel Braga juga bisa memenuhinya lho. Tapi, tentu saja kamu harus mengeluarkan biaya tambahan. Kamu datang dengan rombongan kolega kantor? Hotel ini memiliki ruang meeting luas yang bisa kamu gunakan.
Nah, sudah siap melakukan pemesanan di favehotel Braga? Jangan sampai kehabisan, travelers!
Rate kamar di favehotel Braga dimulai dari Rp278.000

Kamis, 04 Desember 2014

Bangganya Indonesia Menjadi Negara Terindah ke-4 Di Dunia.

                               

Survei ini dilakukan oleh First Choice, sebuah situs perusahaan travel asal Britania Raya. Dalam situs resmi surveinya, First Choice meminta para traveler untuk berpartisipasi dalam dua jejaring sosial yakni Twitter dan Pinterest. Partisipan harus mencantumkan foto pada dahsboard (pin) di Pinterest. Sementara di Twitter, mereka mendeskripsikan negara destinasi wisata.

Hasilnya, Latvia yang berada di Eropa bagian Provinsi Baltik menempati posisi pertama dengan 36 persen suara. Dilanjutkan oleh Meksiko, Turki, lalu Indonesia (169 total suara).

Britania Raya sendiri menempati posisi kelima. Selanjutnya, ada lebih dari 100 negara lain hingga posisi terakhir ditempati oleh Sudan. Survei ini baru saja berakhir pada 1 Mei 2012 lalu.

Bayangkan saja, Indonesia berada di posisi lebih tinggi daripada negara-negara yang terkenal indah seperti Italia, Selandia Baru, Kanada, Kroasia, bahkan Swiss dan Prancis! Survei ini berhasil membuktikan pada dunia bahwa Indonesia adalah negeri yang sangat kaya, serta jadi destinasi favorit para turis dari berbagai negara. Berikut posisi 20 besar negara terindah di dunia versi situs First Choice:

1. Latvia
2. Meksiko
3. Turki
4. Indonesia
5. Britania Raya
6. Italia
7. Selandia Baru
8. Brazil
9. India
10. Kanada
11. Irlandia
12. Amerika Serikat
13. Kroasia
14. Swiss
15. Australia
16. Kolombia
17. Yunani
18. Peru
19. Portugal
20. Prancis

Senang banget klo Indonesia bisa terpilih walaupun cuma lewat Survei.

QUOTE UNTUK INDONESIA DARI SALAH SATU PENULIS
KEJELEKAN DI INDONESIA ADA PADA SETIAP NEGARA, TAPI KEINDAHAN YANG ADA DI INDONESIA BELUM TENTU DIPUNYAI SETIAP NEGARA