Translate

Jumat, 13 Maret 2015

Bunut Bolong, Pohon Berlubang dengan Aura Magis di Bali

Travelers, kamu pasti setuju kalau mencari tempat wisata yang seger-seger, menantang, penuh tradisi dan modern di Pulau Dewata sangat mudah didapatkan, bukan?

 Mulai dari pantai, pasar tradisional, spot diving dan snorkeling, wisata budaya dan bahkan wisata kuliner bisa kamu temukan di sana.

 Kalau pengin melenceng sedikit dari tema-tema tersebut, kamu bisa memilih tempat wisata yang punya aroma magis dan mistis. 

So kali ini, Pegipegi mau ajaktravelers semua menuju ke Bunut Bolong di Bali.

Yuk disimak ulasannya.


foto: bali.panduanwisata.id
foto: bali.panduanwisata.id
Sebelum kita ngomongin tentang daya magis Bunut Bolong, ada baiknya kita tahu lokasinya, ‘kan? Spot wisata ini terletak di Desa Manggisari, Kecamatan Pekutatan, Kabupatan Jembrana, atau bisa ditempuh dalam waktu 2 jam berkendara dari Denpasar, atau sekitar 1 jam dari Pelabuhan Gilimanuk (Jembrana) kalau travelers menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Sebenarnya, Bunut Bolong hanyalah sebuah pohon beranting yang punya lubang besar pada bagian tengah dan dapat dilalui oleh 2 mobil secara bersamaan. Jadi sangat unik ‘kan? Kita hampir jarang mendengar fenomena seperti ini. Nama Bunut sendiri dalam bahasa lokal punya arti nama sebuah pohon berakar, sedangkan Bolong artinya berlubang. So secara keseluruhan, Bunut Bolong berarti pohon Bunut yang punya lubang pada bagian tengah.
Kelihatannya sih seperti pohon biasa namun pohon ini masih menyimpan aura magis bila travelers melewatinya. Lekukan yang tercipta secara alami dan terlihat begitu unik makin menambah pesona Bunut Bolong. Apalagi di kanan-kirinya terdapat hutan dengan pepohonan berdaun hijau yang cukup rindang dan rimbun. Kondisi ini pun makin menambah keangkeran kawasan tersebut.
Biarpun lebih dikenal sebagai tempat wisata beraroma magis, namun spot ini juga menawarkan daya tarik lain. Disini, nuansa alam dan pedesaaan begitu jelas terlihat. Apalagi memang disekitar Bunut Bolong dikelilingi hutan mulai dari selatan ke utara dan perkebunan cengkeh, kakao, dan kelapa. Bisa dibayangkan ‘kan kalau pemandangan hijau mendominasi kawasan ini. Dengan corak pegunungan yang begitu khas, tempat ini pun tidak pernah sepi pengunjung.
Suasana alami, udara yang masih sejuk, serta atmosfer tenang yang ditawarkan oleh area di sekitar Bunut Bolong menjadi tempat yang pas banget buat travelers yang memang sedang berburu tempat wisata alternatif di Bali, pengin menenangkan diri, bersemedi, atau pengin ‘ngebolang’ ke lokasi-lokasi yang punya nilai mistis khas Bali.
Pemerintah daerah setempat sepertinya juga sudah memperhitungkan daya tarik tempat wisata ini sehingga kini fasilitasnya sudah cukup memadai, mulai penginapan, kios souvenir, restoran, tempat parkir, kondisi jalan yang mulus, dan toilet. Tidak hanya itu, buat pemeluk agama Hindu, mereka juga bisa sekalian berwisata religi dengan mengunjungi sebuah pura bernama Pura Pujangga Sakti. Pura ini dibangun untuk menghormati seorang Empu bernama Dang Hyang Sidhi Mantra.
Pura ini juga menjadi tempat yang dipakai oleh sesepuh desa pada tahun 1928-an untuk bersemedi memohon petunjuk atas permasalahan yang terjadi, yaitu terjangkitnya penyakit mematikan. Hingga akhirnya ‘wangsit’ atau petunjuk pun didapatkan dengan memindahkan tempat tinggal yang tadinya ada di sebelah utara pohon Bunut Bolong ke sisi sebelah selatan Bunut Bolong. Secara ajaib, penyakit mematikan pun makin mereda. Karena momentum itulah kenapa masyarakat setempat percaya kalau pohon misterius tersebut punya daya magis kuat sehingga sampai sekarang masih terus dipelihara dan dilestarikan.
Mitos yang masih dipercaya oleh masyarakat lokal juga beragam. Mulai dari pantangan bagi calon pengantin agar tidak melewati Bunut Bolong karena mereka meyakini pernikahan akan batal dilakukan. Bahkan, membawa jenazah, mobil jenazah dan prosesinya juga mesti dihindari sehingga mereka membuat jalan alternatif disamping pohon tersebut.
So travelers, kalau lagi jalan-jalan ke Bali, sempatkan juga untuk mampir ke Bunut Bolong ya. Buktikan sendiri aura magis yang ada disekitarnya. Cek juga situs Pegipegi.com untuk pesan tiket pesawat dan hotel, aaand you are ready to go!


Info Hotel di Bali

       
        http://us.to/9zs

Kamis, 12 Maret 2015

5 hotel Kelas Bisnis yang Nyaman dan Hemat di Kota Malang

Musim liburan memang masih lama, travelers. Tapi nggak ada salahnya kan kalo kamu mulai menambah referensimu seputar hotel-hotel kelas bisnis yang cocok buat kamu buat liburan bersama keluarga ke Kota Malang. Trus mana aja sih hotel bisnis di Malang yang paling oke menurut Pegipegi? Inilah liputannya

1. Everyday Smart Hotel

Screenshot 2015-03-10 12.47.45http://www.pegipegi.com/hotel/malang?affid=AFF2564
Front office, lobby dan kamar di Everyday Smart Hotel Malang

Terletak di pusat aktivitas pendidikan Kota Malang, apartemen ini memiliki 129 kamar tamu yang ditata dengan gaya modern dan minimalis. Disewakan dengan kisaran harga Rp 200 ribu – Rp 350 ribuan saja, Everyday Smart Hotel sangat terjangkau dan jadi pilihan tepat untukmu yang memiliki aktivitas bisnis di sekitar Universitas Brawijaya Malang. Dengan fasilitas yang cukup lengkap dan wifi kencang yang bisa diakses secara gratis di setiap kamar maupun areal publik, Everyday Smart Hotel memang pilihan yang smart!

Screenshot 2015-03-10 13.12.09
Tampak depan dan kamar di Hotel Helios Malang
Kamu traveler berbudget ‘ketat’ dan pengen nginap di tempat yang ekonomis tapi nyaman? Inilah hotel yang pas buat kamu! Dengan rate sekitar Rp 247 ribu sampai Rp 371 ribu per malam kamu akan mendapatkan berbagai kemudahan seperti free internet, pendingin ruangan, spa dan restoran. Letaknya juga nggak terlalu sulit dicari karena dekat dengan Stasiun Kereta Api Kota Malang, yaitu sekitar 15 menit berjalan kaki. O ya, hotel ini beralamat di Jalan Pattimura No.37 Malang dan bertetangga dengan sebuah coffe shop ‘Legi Pait’ dengan atmosfer khas anak muda Kota Malang.
Menginap tepat di jantung kota Malang dengan suasana khas backpacker dan teman menginap yang kebanyakan turis mancanegara? Segera booking Helios Hotel Malang di pegipegi.com

3. Ollino Garden Hotel Malang
Screenshot 2015-03-10 13.51.36
Suasana kamar di Hotel Ollino Garden Malang

Menginap di kawasan yang kental dengan suasana Malang Tempoe Doeloe bukan berarti kamu tak bisa merasakan sentuhan modernitas, travelers. Hotel Ollino, yang berlokasi di Jl. Aries Munandar ini, menyediakan 87 dengan bangunan bergaya semi classic Romawi yang modern. Dekat dengan kawasan bisnis, pusat kota dan mall dan terjangkau berbagai moda transportasi, menjadikan Ollino Garden Hotel pilihan yang tepat baik untuk  keperluan bisnis maupun rekreasi
Ingin merasakan pengalaman menginap di hotel bernuansa Romawi ini? Booking Ollino Garden Malang sekarang juga di pegipegi.com!

Kolam renang, penampakan penginapan, dan pemandangan sawah menghijau di Paddy City Resort Malanghttp://www.pegipegi.com/hotel/malang?affid=AFF2564
Kolam renang, penampakan penginapan, dan pemandangan sawah menghijau di Paddy City Resort Malang

Mau tau asiknya bangun tidur trus sarapan sambil nonton panorama sawah yang menghampar? Bukan, travelers, ini bukan di Ubud. Ini masih di Malang, tepatnya di Jalan Regulus No. 9 Tlogomas. Dengan memesan kamar seharga Rp 247 ribu sampai Rp 537 ribu semalam, kamu udah bisa menikmati berbagai fasilitas seperti kolam renang, area outbond, studio musik, kolam pancing dan free internet. Paddy City Resort juga nggak jauh dengan Kota Batu, hanya sekitar 45 menit berkendara (kalo nggak macet ya, travelers).
Booking Paddy City Resort di pegipegi.com untuk pengalaman menginap tak terlupakan, dengan harga yang terjangkau
Screenshot 2015-03-10 13.05.09http://www.pegipegi.com/hotel/malang?affid=AFF2564
Tampak depan, kolam renang, dan kamar di Hotel Sahid Montana Dua Malang

Hotel yang beralamat di Jalan Candi Panggung No. 2 Malang letaknya cukup strategis dan nggak jauh dari pusat kota. Cukup 45 menit berkendara kalo ingin jalan ke Kota Batu buat nikmatin indahnya pemandangan khas pegunungan di Taman Rekreasi Selecta, atau makan apel sepuasnya di Kusuma Agro Wisata. Tarif sewa kamar adalah sekitar Rp 250 ribu-Rp 400 ribu per malam, plus beberapa fasilitas seperti sarapan dan internet gratis, televisi kabel dan coffee/tea maker di tiap kamar, laundry, restoran, kolam renang dan car rent untuk tujuan Malang dan sekitarnya.
Segera booking Hotel Sahid Montana Dua di pegipegi.com untuk mendapatkan harga terbaik!
ga usah pake ribet......booking dari sini

 BOOKING HOTEL DI MALANG 

Rabu, 11 Maret 2015

Fenomena Unik Air Terjun Berpelangi di Jambi

Travelers, masih ingat nggak dulu waktu masih kecil kita pasti heboh kalo di langit tahu-tahu muncul pelangi? Pegipegi juga seneng banget waktu kemaren lagi jalan sore-sore trus pas liat ke atas ada pelangi. Cakeppp banget! Tapi travelers, nggak selamanya ada musim hujan. Dan kalo musim kemarau udah datang, mungkin akan sulit buat kita menikmati fenomena alam yang cantik ini.
Kamu tau nggak kalo pelangi bukan hanya ada di langit, tapi juga ada di air terjun? Iya bener, seperti yang ada di film-film petualangan di hutan Amazon yang terkenal itu lho. Tapi kamu enggak perlu ke Amazon kalo pengen liat air terjun berpelangi, travelers. Karena fenomena ini bisa kamu nikmati di sekitar Tanah Airmu tercinta, Indonesia.
Screenshot 2015-03-11 14.06.12
Berasap tanpa api
Di mana-mana kalo ada asap pasti ada apinya, ya nggak travelers? Tapi di Air Terjun Telun Berasap enggak begitu. Asap yang kelihatan mengelilingi air terjun sebenarnya adalah kumpulan percikan air terjun yang mengalir sangat deras dan nggak putus-putus, trus menguap sehingga bentuknya mirip kabut. Jalan-jalanlah ke sini di pagi hari yang cerah, karena kalo lagi mujur kamu bisa melihat pelangi muncul di sekitar air terjun sebagai akibat percikan air yang kena panas matahari.
Kamu bisa mendatangi Air Terjun Telun Berasap dengan berkendara selama 10 jam dari Kota Jambi ke Kota Sungai Penuh. Dari sini kamu bisa naik angkutan umum ke Desa Telun yang jaraknya 60 km dari kota. Kalo udah nyampe di desa, tinggal jalan kaki sebentar dan sampailah kamu di Air Terjun Telun Berasap.
Ada dua cara untuk menikmati keindahan air terjun atau untuk foto-foto narsis di dekatnya (tapi awas jangan sampai kecebur karena arusnya deras banget). Yaitu dengan duduk-duduk di pondok sekitar air terjun, atau nangkring di pinggir tebing di atas Air Terjun Telun.
Di Desa Telun belum ada hotel atau penginapan, travelers. Jadi kamu musti menginap di rumah-rumah penduduk desa kalo sedang nggak berhasil melihat pelangi, dan ingin kembali ke air terjun keesokan harinya. Penduduk setempat cukup ramah dan kamu pun jadi punya banyak teman sesudah kunjunganmu ke Air Terjun Telun Berasap.
Yuk ke jalan ke Jambi musim liburan besok! Lakukan persiapan petualanganmu dengan memesan tiket ke Jambi via Pegipegi sekarang juga.

Cari Hotel di JAMBI

Senin, 09 Maret 2015

Bandara-bandara Terbaik di Dunia Peraih ASQ Award


Kenyamanan sebuah bandara merupakan unsur penting dalam mendukung perjalanan seorang traveler. Pasalnya, bandara bisa dibilang menjadi titik awal di mana traveler akan memulai momen liburannya. Salah-salah, kamu bisa bad mood sepanjang perjalanan jika kondisi di bandara saja sudah tak mengenakkan.
Nah baru-baru ini Airports Council International (ACI) telah mengumumkan pemenang penghargaan bergengsi 2014 Airport Service Quality Award (ASQ). Ini bukan penghargaan sembarangan karena untuk menentukan pemenang, ACI – organisasi non-profit yang bermarkas di Montreal dengan 591 anggota mengoperasikan 1.861 bandara di 177 negara – melakukan survei kepada sekitar 550.000 penumpang sebelum melakukan boarding untuk mendapatkan rasio kepuasan mereka di bandara saat itu.
Apa aja sih yang jadi indikatornya? Ada 34 layanan kunci yang menjadi indikator kepuasan penumpang, termasuk akses bandara, check-in, keamanan, fasilitas di bandara, makanan dan minuman serta toko-toko yang disediakan.
“Bandara lebih dari sekadar tempat kepergian dan kedatangan. Mereka ini bisnis kompleks. Maka dari itu, fokus melayani penumpang kini menjadi bagian penting untuk memastikan kesuksesan,” tutur Angela Gittens, direktur umum ACI World, dikutip CNN Travel.
Penghargaan ini dibagi dalam empat kategori: bandara terbaik berdasarkan wilayah, bandara terbaik dari jumlah pengunjung, bandara kecil terbaik dan peningkatan terbaik yang dilakukan di sebuah wilayah.
Jadi, bandara mana aja sih yang akhirnya dinobatkan sebagai yang terbaik?
Incheon International Airport (Seoul, Korea Selatan)
Incheon International Airport gak cuma menjadi favorit traveler karena fasilitas yang ditawarkan, tapi mereka juga menjadi leader dalam hal layanan penumpang. Gak heran ACI menobatkannya sebagai bandara terbaik di Asia-Pasific, juga berhasil menjadi kampiun dalam kategori jumlah pengunjung. Incheon International Airport dikunjungi lebih dari 40 juta penumpan per tahun.

Queen Alia International Airport (Amman, Jordania)
Screenshot 2015-03-08 23.30.03foto: telegraph.co.uk
Setelah inagurasi terminal baru pada 2013 silam, bandara internasional Amman akhirnya menyabet status bandara dengan layanan terbaik di kawasan Timur Tengah, berdasarkan survei ACI. Bandara lain yang menyabet penghargaan serupa di kategori wilayah adalah SSR International Airport, Mauritius yang menjadi terbaik di Afrika, kemudian di Eropa ada Keflavik International Airport, Islandia, yang berhasil menggondol predikat tersebut.

Indira Gandhi International Airport (New Delhi, India)
Dalam kategori bandara yang melayani 25-40 juta penumpang per tahun, bandara internasional New Delhi mendapat suara tertinggi dari hasil polling penumpang.

San Antonio International Airport (San Antonio, Texas)
San Antonio terpilih sebagai airport kawasan Amerika Utara yang mengalami peningkatan paling signifikan sepanjang tahun lalu. Wilayah lain yang mendapat penghargaan dalam kategori ini adalah SSR International Airport, Mauritius (Afrika), Netaji Subhas Chandra Bose International Airport, Kolkata, India (Asia Pasifik), Pulkovo International Airport, St. Petersburg, Russia (Eropa), Las Americas International Airport, Santo Domingo, Republik Domenika (Amerika Latin-Carribean) dan Queen Alia International Airport, Amman, Jordania (Timur Tengah).

Victoria International Airport
Meski cuma bandara kecil, bukan berarti mereka tak mendapat perhatian khusus. Seringkali traveler harus menyambangi bandara ini, meski cuma untuk transit. Dengan jumlah penumpang kurang dari dua juta per tahun, Victoria International Airport berhak mendapat label bandara kecil terbaik di kawasan Amerika Selatan. Bandara kecil di wilayah lain yang juga mendapat apresiasi serupa adalah Culiacan International Airport, Meksiko; Murcia-San Javier Airport, Spanyol; Langkawi International Airport, Malaysia; dan Upongton Airport di Afrika Selatan.

Berikut daftar lengkap pemenang 2014 Airport Service Quality Award versi ACI
Bandara terbaik berdasarkan wilayah
Afrika: SSR International Airport, Mauritius
Asia-Pasifik: Incheon International Airport, Seoul, South Korea
Eropa: Keflavik International Airport, Iceland
Amerika Latin- Karibia: Jose Joaquin de Olmedo International Airport, Guayaquil, Ecuador
Timur Tengah: Queen Alia International Airport, Amman, Jordan
Amerika Utara: Indianapolis International Airport, Indiana, United States
Bandara terbaik berdasarkan jumlah penumpang
2-5 juta penumpang/tahun: Jose Joaquin de Olmedo International Airport, Guayaquil, Ecuador
5-15 juta penumpang/tahun: Haikou Meilan International Airport, Hainan, China
15-25 juta penumpang/tahun: Gimpo International Airport, Seoul, South Korea
25-40 juta penumpang/tahun: Indira Gandhi International Airport, New Delhi, India
Lebih dari 40 juta penumpang/tahun: Incheon International Airport, Seoul, South Korea

Bandara kecil terbaik*
Afrika: Upington Airport, South Africa
Asia-Pasifik: Langkawi International Airport, Malaysia
Eropa: Murcia-San Javier Airport, Spain
Amerika Latih-Karibia: Culiacan International Airport, Sinaloa, Mexico
Amerika Utara: Victoria International Airport, British Columbia, Canada
*Kurang dari 2 juta penumpang per tahun
 Bandara dengan peningkatan terbaik
Afrika: SSR International Airport, Mauritius
Asia-Pasifik: Netaji Subhas Chandra Bose International Airport, Kolkata, India
Eropa: Pulkovo International Airport, St. Petersburg, Russia
Amerika Latin-Karibia: Las Americas International Airport, Santo Domingo, Dominican Republic
Timur Tengah: Queen Alia International Airport, Amman, Jordan
Amerika Utara: San Antonio International Airport, Texas, U.S.

Selasa, 03 Maret 2015

Pulau Alor, Pulau dengan 20 Diving Spot Kualitas Dunia

Buat kamu yang hobi diving atau menyelam, mencari spot baru yang belum pernah dicoba pasti sangat menyenangkan ya. Apalagi kalau tempatnya dikelilingi oleh panorama menakjubkan dan terumbu karang sehat yang terawat dengan baik. Nah, kalau kamu lagi cari pengalaman yang beda, kenapa tidak mencoba di Pulau Alor? Selama ini, Raja Ampat, Karimun jawa, Bunaken, Wakatobi memang sudah cukup terkenal sebagai spot diving terbaik di Indonesia. Namun Alor juga tidak kalah. Kali ini, Pegipegi akan antar travelers semua menuju ke salah satu surga bawah laut yang wajib dieksplorasi buat penggila diving dunia.

Screenshot 2015-03-01 13.00.13foto: relawanmerahputih.com Pertama-tama, kita cari tahu dulu lokasinya. Alor ini terletak di sebelah timur Flores, Nusa Tenggara Timur. Dengan kekayaan bawah laut yang mempesona dan dengan promosi dari mulut ke mulut yang ternyata sangat sakti membuat Alor menjadi begitu tenar di kalangan diver domestik dan mancanegara. Disini, wisatawan tidak hanya disuguhi keindahaan bahari, namun juga yang ada di darat karena Alor dilimpahi daya tarik alam, sejarah, dan budaya yang membuat banyak peneliti berduyun-duyun untuk menggali lebih banyak lagi tentang Alor. Namun, karena sekarang Pegipegi mau mengantar travelers ber-diving-ria, kalian bisa mencoba dan menikmati hampir 50 titik penyelaman hingga sampai ke Pulau Pantar. Titik-titik penyelaman tersebut begitu bervariasi dan punya tingkat kesulitan cukup menantang baik untuk para diver amatir dan profesional. Bahkan 20 diantara titik penyelaman tersebut dikategorikan dalam spot berkualitas prima dan terbaik di dunia. Sangat membanggakan ya?Screenshot 2015-03-01 13.05.38foto: www.indonesia.travel Yang bikin penyelam senang juga karena kualitas air di Alor cukup bersih dan dihuni oleh biota laut beranakaragam. Bahkan, diver bisa menyelam di malam hari dan masih bisa menikmati kehidupan bawah laut, khususnya binatang yang khusus keluar di malam hari. Dengan air yang sangat bening, kamu bisa melihat biota laut dan cantiknya terumbu karang dari jarak pandang 40 meter. Ini tentu bisa bikin divers bersemangat karena ia akan dikelilingi oleh keindahan bawah laut yang masih terpelihara dengan baik. Jika sedang beruntung, kalian bisa bertemu dengan mantis, mola-mola, ikan pari, paus, hiu, bahkan ikan napoleon yang terlihat begitu menggemaskan. Sebenarnya, Alor termasuk salah satu pulau yang dikelilingi oleh pulau-pulau lain dengan spot menyelam yang menantang, seperti Baruna’s Point, Captain’s Choice, The Refrigerator, Half Moon Bay, Peter’s Prize, Crocodile Rook, The Edge, Coral Clitts, Baeylon, School’s Ut, Shark Close, Tuna Channel, Anemone Country, Sharks Reeway, Octopus Garden Never-Never wall, Cave Point, Barrel Sponge Wall, Mola-Mola Point, Night Snacks, Alor Expree, Rocky Point, Three Coconuts, The Arch, Fallt Line, The Pacth, Nite Delht, Kal’s Dream, The Ball, Trip Top, The Mlai Hall, No Man’s Land, The Chatedral,Moving Pictures, Eagle Ray Point, dan Rahim’s Point. Masing-masing spot penyelaman punya tingkat kesulitan tersendiri dan punya kejutan yang pasti akan disukai para diver sejati karena tiap spot menawarkan keindahan yang tidak dimiliki spot lain dan punya keunikan tersendiri. Bahkan beberapa titik penyelaman belum dinamai oleh operator lokal karena mereka ingin memberi surprise buat para diver sehingga mereka akan punya kenangan indah saat menyelam di Alor. Dengan semakin kencang gaung keindahan Alor untuk pecinta diving, tidak heran kalau banyak kapal datang dari Pulau Komodo dan Bali yang mampir ke Alor untuk menjajal salah satu spot diving terbaik di dunia. Kalau benar-benar sedang mencari tempat diving menantang, kalian juga wajib mencoba spot diving di Alor agar pengalamanmu bertambah. So, segeralah bergabung dengan operator diving di Alor untuk menaklukan semua spot diving disana. Selamat menyelam! 

Kadal 'main' gitar


Merdeka.com - Sebuah foto karya fotografer Indonesia, Aditya Permana (33)
 menghebohkan media internasional. Hal itu karena, salah satu hasil foto
bidikannya memperlihatkan seekor kadal yang seolah sedang bermain gitar.

Dalam foto reptil yang diambil di Yogyakarta tersebut, sang kadal mencengkeram
sehelai daun yang tampak seperti gitar. Tidak hanya itu, kadal hijau itu 'bermain' gitar
sambil bersandar di sebatang cabang pohon.

Foto tersebut kemudian memancing kontroversi di kalangan fotografer. Banyak yang
 mengatakan kalau foto tersebut hasil manipulasi.
Seperti dikutip Daily Mail, Selasa (3/3), Aditya membantah jika fotonya hasil rekayasa.
Pria yang juga seorang sound engineer tersebut mengatakan,
awalnya dia tidak berencana mengambil sang kadal sebagai objek.
"Awalnya saya tidak memfoto kadal itu, sampai akhirnya dia merasa tenang dan
nyaman berada di dekat saya. Sampai akhirnya saya melihat kadal itu tampak seperti
 sedang bermain gitar, dan dia tidak bergerak sedikit pun."
Sejumlah netizen kemudian mempertanyakan foto kadal 'main' gitar tersebut
kepada Aditya.
Salah satu dengan me-mention melalui akun Twitter miliknya, @Aditya_Key.
"Kadal itu mati atau hidup?" tanya akun @AgataWagner.kadal  asli itu hidup